Pendeta Membunuh Anak Angkat

Pintuniaga-Pendeta Membunuh Anak Angkat ~ Kejadian menghebohkan warga pada hargi Kamis tanggal 31 Mei 2018. Tepatnya di Gereja Sidang Rohol Kudus Indonesia (GSRI) Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Seorang pendeta telah membunuh anak angkat sendiri secara sadis di toilet gereja. Pembunuhan terjadi tepat setelah pelaku mengetahui bahwa korban telah menjalin hubungan asmara dengan mantan pacarnya.

Pendeta tersebut bernama Anderson Sembiring (53) yang bertugas di gereja yang sama dengan lokasi kejadian perkara.

Sedangkan korban adalah anak angkatnya sendiri sekaligus jemaat pelaku di gereja Sidang Rohol Kudus Indonesia (GSRI). Korban adalah seorang mahasiswa yang bernama  Rosalia Cici Maretini Siahaan (21).

Membunuh Anak Angkat Karena Cemburu

Informasi diperoleh, menurut pengakuan Anderson Sembiring kepada petugas, kenekatannya membunuh korban karena Anderson terbakar cemburu korban menjalin komunikasi dengan mantan pacarnya. Anderson tak mau jika korban jatuh kepelukan matan pacar korban, sehingga dia nekad menghabisi nyawa korban.

Pendeta Membunuh Anak Angkat Terungkat Karena Suara Jeritan dari Dalam Geraja

Peristiwa ini terungkap setelah warga mendengar jeritan kuat seorang wanita meminta tolong dari dalam gereja. Suara tersebut membuat warga penasaran tapi takut untuk masuk ke dalam gereja.

Saksi mata mengatakan, menjelang tengah hari, warga sekitar gereja mendengar suara jeritan yang berasal dari bagian belakang gereja.

“Kira-kira jam 10.30 WIB, saya dengar teriakan suara macam orang minta tolong dari belakang gereja. Tapi kami takut mendekat,” kata seorang saksi mata.

Pendeta Pembunuh Telah ditangkap

Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, pelaku sudah ditangkap dan mengakui telah membunuh korban.

“Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku kesal kepada korban karena memakinya. Tapi kami tak percaya, ada sperma di kelamin korban. Kuat dugaan, korban diperkosa sebelum tewas,” terang AKBP Tatan kepada wartawan, Jumat (1/6/2018).

Pendeta Membunuh Anak Angkat dengan Sadis

Dari pernyataan Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, dapat dibayangkan bahwa pembunuhan tersebut termasuk sadis.

Pelaku membunuh dengan menggorok leher korban dengan pisau serta memukul kepala korban dengan benda tajam.

“Korban tewas dengan luka di kepala dan gorokan di leher, diduga akibat pukulan benda tumpul dan senjata tajam. Kita menyita sepeda motor pelaku, alu, pisau dan pakaian korban,” jelasnya.

Pendeta Membunuh Anak Angkat dan Menyetubuhi Mayatnya

Biadab memang kelakukan Pendeta Anderson ini. Setelah membunuh korban pelaku juga memperkosa korban dalam keadaan sudah menjadi mayat.

Anderson juga mengakui setelah membunuh korban, birahinya memuncak sehingga dia menyetubuhi korban meskipun tidak bernyawa lagi. Namun karena tak berasa lagi, Anderson Sembiring mengeluarkan spermanya dekat korban. Selain itu, Anderson juga mengakui jika korban sedang hamil hasil hubungan dirinya dengan korban.

pintuniaga

Mengupas dengan tajam untuk membangun perubahan.